Minggu, 28 Juli 2013

Sahabat baruku Melinda Gunawan

Saya bau menyadari saat ini ketika saya bertemu dengan seorang yang bisa dikatakan dia adalah atasanku, boleh dikatakan juga dia adalah sahabatku. Saat pertama -tama berbincang denganya adalah hal yang sangat tidak nyaman. Ketika dia banyak menyinggung masalah agama dan keyakinan. Dia bukan orang yang fundamentalis tapi saya orang yang fundamentalis. Awalnya saya sangat terkejut jangan2 saya berbicara dengan seorang acnostik atau atheis. Tapi lama2 saya tidak peduli dengan apa yang ada dalam pikiranya. Saya hany merasa begitu banyak pelajaran yang saya dapat darinya dalam pergaulan kami ini. Dalam batin saya walaupun dia seorang atheis pun dia tidak akan pernah mempengaruhi diri saya yang sangat fundamentalis. Beberapa hari yang lalu ketika kami berada dalam satu kamar hotel di Samarinda. Begitu banyak pengalam kami disana. Terutama canda tawa diantara kami. Yang slalu membuat saya kangen sama dia. Dialah sahabat baruku.. Cece Melinda Gunawan. I love u moreee...!!!

Selasa, 04 September 2012

Malaikatku Alfeurezel

Tak Kusadari
Kini aku telah menjadi Ibu
Ibu dari seorang anak laki-laki yang tampan,manis dan lucu
Dialah Alfeurezel

Dia yang kudekap setiap malam
Kunyanyikan lagu cinta dan kasih sayang
Kuajarkan kebenaran

Anakku..
Suatu hari nanti.
Ketika kau mulai jatuh cinta
Kau akan tau apa arti kehidupan
Kau juga akan tahu siapa yang berhak kau cintai

Aku adalah penghiburmu sayang
Dalam duka laramu
Dan Allah adalah penjagamu cinta
Dalam setiap langkah hidupmu

Alfeurezel
Semoga kau menjadi anak yang baik
Buat mama dan buat semuanya
Jadilah pahlawan seperti papamu
Dan jadilah anak yang sabar seperti eyangmu

Mama akan selalu mencintaimu
Dalam setiap langkah mama mendo'akanmu
Ezel Love mama
Selamat Tidur anakku

Jumat, 17 Desember 2010

Pengembaraanku berakhir


Pengembaraanku berakhir
Berhenti dalam sebuah kemenangan agung
Engkaulah tujuanku
Akulah pemujamu

Seperti Bunga yang kau gambarkan dengan kelembutan
Badai yang kau gambarkan dengan kekuatan
Dan Cahaya yang kau gambarkan dengan kemudahan

Biarkan jiwa-jiwa kita slalu bersama
Menjadi bahtera dalam kesempurnaan
Dan semua mimpi akan menjadi makna

Kamis, 21 Oktober 2010

Mengapa Kau Harus Pergi

Rasa marahku hilang sudah
Rasa Sesalku melihat kepergianmu
Apakah tiada maaf bagiku
Yang telah menjadi bagian dari cintamu

Bayangmu masih terlukis jelas
Dalam gelas kaca yang kau berikan sebagai tanda persahabatan
Dirimu kini telah pergi
Pergi untuk selamanya
Tak dapat ku baca syair-syairmu lagi
Yang selalu kau kirim di kala ku sedang sedih

Pintaku  terimalah salamku
Terimalah syair kerinduanku
Kini kau telah di surga
Sahabatku..

Rabu, 07 April 2010

Good Advice..

MENGAPA ...????

Mengapa??
Bila hanya dunia kau kejar
Mengapa??
Bila hanya harta di matamu
Mengapa??
Bila hanya kelebihanku yang kau puja
Mengapa??
Bila hanya kebahagiaanku yang kau lihat

Mengapa??
Bila tak kau hiraukan airmataku
Tak kau hiraukan Tuhanmu
Tak kau rangkul yang lemah
Tak kau tengok yang menangis

Mengapa kau cinta padaku
Mengapa kau ingin meminangku
Bila kau tak pernah tau isi hatiku
Tak pernah kau tau deritaku
Tak pernah kau bimbing aku

Tuan
Hidupku bukan hidupmu
Cintaku ada di sana
Disana... di jalan kebenaran
Tuan
Hatiku hanya satu..
Cintaku hanya satu..
Rinduku hanya satu..
Hanya untuk Tuhanku

Tuan..
Kau hanya gambaran
Bila memang di takdirkan untukku
Bukan siapa-siapa..
Bukan siapa-siapa..
Semuanya hanya karena-Nya....
Hanya karena-Nya...

Aku dan Mama

Merajut bait dalam setiap tuturku
Tiada kata hanya memuji diri-Mu
Kau pertemukan aku denganya
Setelah sekian lama dalam kehampaan

Hatikupun kini terisi lagi
Jiwaku tanpa sepi lagi
Sujudku pada-Mu
Beribu syukur ya Tuhanku

Jangan kau ambil dia lagi
Dari pelukanku
Dari dekapanku
Mamaku